SMA Negeri 1 Wangon, Banyumas sebagai sekolah pinggiran berbatasan dengan Kabupaten Cilacap bersemangat menghidupi perfilman. Mereka baru saja membuat kegiatan perfilman sebagai salah satu ekstrakulikuler.
Untuk itu, Festival Film Purbalingga (FFP) lewat program Bioskop Rakyat (Biora) mendatangi sekolah tersebut. Puluhan siswa memenuhi Ruang Adiwiyata untuk menonton dan diskusi film, sementara sekitar 10 siswa ada di Ruang Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) mengikuti coaching clinic, pada Kamis, 6 Februari 2025.
“Seru banget, asik, karena kita bisa menonton karya-karya film dari teman-teman sekolah lain di Banyumas Raya. Jadi kepingin bikin film ya, karena ternyata anak SMA juga bisa bikin film bagus,” tutur Risky Sekar Sari Putri Utami, siswa kelas X.
Film-film yang sempat diputar dalam kegiatan ini yaitu “Melukis Ibu” karya Nareswari Chaira Hisaani dan “Yang Tergerus Waktu” karya Seno Aulia Wijayanto, keduanya produksi Cinemadoea SMA Negeri 2 Purwokerto, Banyumas, “Pur” karya Nanda Barokah dari Brankas Films
SMA Negeri 2 Purbalingga, “RolePlay” karya Daffa Aqilla Hanip dari Dreamas Cinema Smara SMA Negeri Padamara, Purbalingga, serta “Murni” karya Revita Dwi Meysa Putri dari Hika Production SMK HKTI 2 Purwareja Klampok, Banjarnegara.
Kepala SMA Negeri 1 Wangon, Banyumas Asih Pangestuti, S.Sos.,M.Si. merasa senang sekali karena dengan adanya Biora menjadi semacam oase bagi anak-anak yang mana saat ini begitu gencar tontonan dari luar. “Harapan kami dengan sesuatu yang baru ini tidak hanya menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk membuat film pendek,” ujarnya.
Bimbingan Singkat Ide Cerita
Di Ruang Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) digelar coaching clinic berupa bimbingan singkat terkait ide cerita dan teori mengembangkan skenario fiksi dan dokumenter pendek. Sekitar 10 siswa ekskul sinema mengikuti dengan cermat kegiatan ini.
Menurut Dimas Ardhifa Pratama, pelatihan ini sangat menarik karena melatih siswa belajar menulis skenario yang baik. “Kami jadi merasa semakin jelas bagaimana proses menulis skenario film dan ke depan semakin bersemangat karena harus membuat film,” ungkap siswa kelas XI ini.
Program Biora titik selanjutnya, rencana digelar di SMK Telkom Purwokerto dengan tetap menggelar bimbingan singkat pengembangan ide cerita menjadi skenario film, pada Jumat, 7 Februari 2025.
Program ini terselenggara atas Kerjasama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud), Dana Indonesiana, dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), serta didukung Sangkanparan Cilacap, Art Film Banjarnegara, dan Hompimpaa Banyumas.